Mata Kuliah Politik Luar Negeri Republik Indonesia merupakan Mata Kuliah wajib bagi mahasiswa S1 Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Gadjah Mada. Penentuan Mata Kuliah ini sebagai Mata Kuliah Wajib didasarkan pada sejarah berdirinya jurusan Ilmu Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada yang dahulu bernama Akademi Ilmu Politik. Sekolah ini sengaja didirikan dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga diplomat yang akan ditempatkan di luar negeri pasca Indonesia merdeka, tepatnya setelah kedaulatan diserahkan kepada Republik di tahun 1949.
Arsip:
Mata Kuliah
Kuliah Teori-teori Hubungan Internasional (THI Dasar) ini didesain untuk mahasiswa semester awal, guna mengantarkan mahasiswa untuk mengenal dasar-dasar teori dalam studi Hubungan Internasional melalui pemahaman beberapa teori dasar dan metodologi, serta isu-isu dan permasalahan utama yang mengemuka dalam hubungan antar negara.
Berbagai disiplin dalam ilmu sosial telah membahas secara khusus isyu dalam rumpun studi yang dikenal sebagai Studi Kawasan (Area/Regional Studies). Pada awal abad 20, studi ini bermula sebagai penelitian sistematik, rinci dan mendalam mengenai berbagai kawasan, terutama melalui studi sejarah, budaya dan karakteristik sosial lainnya. Kemudian, studi berkembang lebih lanjut dengan meliput lebih banyak dimensi sosial maupun fisik dan memanfaatkan lebih banyak disiplin akademik. Dalam literatur, ada tiga pengertian tentang Studi Kawasan: Pertama, sebagai studi deskriptif rinci mengenai suatu negara atau kawasan; suatu studi kasus spesifik; tidak bermaksud membuat generalisasi atau teori. Kedua, sebagai studi relative mendalam dan kontekstual mengenai suatu masyarakat atau kawasan tertentu dengan tujuan mengembangkan proposisi keilmuan yang diharapkan bisa dipakai untuk mempelajari kasus yang lebih umum. Ketiga, sebagai kegiatan pengajaran dan penelitian secara inter-disipliner oleh para akademisi yang mengelompok dalam suatu program yang khusus mempelajari suatu Kawasan tertentu. (Hall dan Tarrow, 1998). Kuliah ini akan memusatkan perhatian pada jenis ketiga ini.




