• English
  • Bahasa Indonesia
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Profil
    • Sambutan Ketua
    • Visi Misi
    • Struktur Organisasi
    • Fasilitas
    • Institute of International Studies
    • Dosen
    • Staf
  • Akademik
    • Sarjana
      • Kurikulum Reguler
      • Kurikulum Internasional
      • Daftar Mata Kuliah
      • Program Eksposur Internasional
      • Katalog Skripsi
    • Fast-Track
    • Magister
      • Tentang Prodi
      • Kurikulum
      • Eksposur Internasional
      • Katalog Tesis
    • Panduan Akademik
  • Admisi
    • Sarjana
      • Sarjana (Reguler)
      • Sarjana (Internasional)
    • Admisi Fast-Track
    • Magister
      • Penerimaan Mahasiswa Baru
      • Matrikulasi
      • Peluang Beasiswa
  • Kegiatan
    • Berita
    • Pengumuman
    • PCWP Conference v15
  • Publikasi
    • Podcast Hubungan Internasional
    • Student Working Papers
    • Sitasi HI
    • Global South Review
    • Publikasi Dosen
    • Publikasi Mahasiswa
  • Home
  • Mata Kuliah

Transnasionalisme dalam Politik Dunia

  • Mata Kuliah, Mata Kuliah Topikal
  • 7 Juli 2025, 09.03
  • Oleh : hi

Deskripsi Mata Kuliah

Kuliah ini merupakan kuliah keahlian (skill) yang didesain tidak hanya untuk memberikan pengetahuan mengenai transnasionalisme dalam politik dunia sebagai bagian dari studi HI, namun juga melatih ketrampilan mahasiswa melakukan riset lapangan (fieldwork research). Melalui riset lapangan, mahasiswa didorong untuk menemukan solusi dari berbagai permasalahan yang sedang menjadi perhatian dalam hubungan antar negara menggunakan perspektif transnasionalisme. Secara demikian, mata kuliah ini bersifat kontekstual, problem-based learning dan / atau research-based learning.

Fenomena transnasionalisme dalam ilmu HI muncul sebagai respon terhadap beberapa kelemahan perspektif realism yang dinilai tidak mampu menyelesaikan permasalahan konflik dalam hubungan internasional. Di era globalisasi, konflik antar Negara tidak selalu disebabkan oleh kompetisi kekuasaan menggunakan senjata atau perebutan pengaruh dan wilayah geografis (territorial conflict). Konflik internasional dapat terjadi karena persoalan kemiskinan, lingkungan, kesenjangan social, budaya dan lain-lain, yang tidak dapat diselesaikan secara komprehensif menggunakan perspektif realism. Oleh karena itu, perspektif transnasionalisme dikedepankan sebagai alternatif kajian dalam menganalisis konflik dan mencari solusi terhadap permasalahan hubungan antar negara yang meliputi banyak aspek seperti politik, ekonomi, keamanan, sosial dan budaya. Disamping itu, perspektif transnasionalsime juga memberi peluang pada kajian ilmu Hubungan Internasional untuk melihat peran dari aktor-aktor selain Negara (misalnya IGO, NGO, individu dan korporasi) sebagai bagian penting dalam hubungan internasional. Perspektif transnasionalisme memiliki kemampuan yang relative lebih komprehensif dibandingkan dengan perspektif realism dalam memahami fenomena HI yang semakin kompleks di era global sekarang ini.

Dalam kuliah ini, mahasiswa terlebih dahulu akan diperkenalkan dengan perspektif transnasionalisme sebagai kajian dalam studi HI, yang meliputi: understanding (memahami sebelum definisi), scope and method (ruang lingkup dan metode) serta teori dan konsep. Dengan memahami dasar-dasar perpektif transnasionalisme, diharapkan mahasiswa dapat melakukan analisis terhadap keterkaitan antara hubungan transnasional dengan fenomena-fenomena politik local atau nasional. Setelah itu, dalam paruh kedua mahasiswa akan melakukan riset lapangan (atau desk research sebagai alternatif) guna menemukan persoalan-persoalan dalam sector-sektor politik, ekonomi dan social budaya yang dihadapi masyarakat lokal atau nasional, dan memberikan solusinya menggunakan perspektif transnasionalisme. Secara demikian, aspek keahlian yang diharapkan menjadi capaian akhir dari proses pembelajaran
akan didapatkan.


Capaian Pembelajaran Mata Kuliah

  1. Menjelaskan, mendefinisikan dan menggambarkan berbagai fenomena hubungan internasional melalui perspektif transnasionalisme
  2. Merumuskan (abstraksi), memformulasikan berbagai solusi terhadap persoalan HI menggunakan perspektif transnasionalisme
  3. Mengidentifikasi, menganalisis kekuatan dan kelemahan perspektif transnasionalisme dalam HI melalui tema-tema riset yang dikerjakan
  4. Melakukan rangkaian kegiatan riset lapangan (fieldwork)/desk research yang dimulai dengan perumusan gagasan dan penyusunan outline research; melakukan riset lapangan/desk research guna pengumpulan data dan mempresentasikan hasilnya dalam diskusi di kelas

Silabus

Baca silabus selengkapnya di sini.

Tags: 4 SKS SPHI212121

Related Posts

State Formation di Asia Selatan

Mata KuliahMata Kuliah Kawasan Jumat, 1 Agustus 2025

Mata kuliah ini membahas mengenai asal usul terbentuknya negara negara di Asia Selatan. Pertanyaan- pertanyaan kunci yang akan dijawab ada tiga: [1] bagaimana dan mengapa negara terbentuk, dan melalui proses-proses apa saja pembentukan negara terjadi? [2] Apakah ada perbedaan dalam hal trajectory pembentukan negara di Asia Selatan dan tempat-tempat lainnya, khususnya Eropa, dan di dalam Asia Selatan sendiri? [3] Apa saja dampaknya terhadap politik dan masyarakat Asia Selatan kontemporer?

Gerakan Sosial Global

Mata KuliahMata Kuliah Topikal Jumat, 1 Agustus 2025

Kuliah ini didesain untuk memahami dan mengkaji dinamika kontemporer gerakan sosial global, khususnya terkait globalisasi neoliberal dan dampak-dampak pandemi.

Politik di Eropa

Mata KuliahMata Kuliah Kawasan Kamis, 31 Juli 2025

Eropa memiliki pengaruh yang sangat besar dalam perkembangan sejarah umat manusia. Tetapi, tidak seperti yang dibayangkan banyak orang, Eropa bukanlah sebuah konsep tunggal dan statis yang mewakili sebuah wilayah geografi ataupun juga sebuah ‘peradaban’. Eropa dan ke-Eropa-an adalah sebuah konsep yang sangat dinamis dan selalu berubah yang tercermin dalam berbagai proses yang sarat dengan kontradiksi yang muncul melalui kesatuan maupun perpecahan, konflik maupun kerjasama, kemapanan dan transformasi serta inklusi dan eksklusi. Kuliah ini dirancang untuk membahas politik di Eropa sebagai proses yang tidak pernah berhenti dalam mendefinisikan dan mendefinisikan ulang Eropa.

Politik di Amerika Latin

Mata KuliahMata Kuliah Kawasan Kamis, 31 Juli 2025

Apa ciri-ciri pokok politik Amerika Latin? Bagaimana perkembangannya sejak kemerdekaan di awal 1800-an? Faktor-faktor material dan kultural apa yang berpengaruh terhadap perkembangan politik di wilayah itu?

SEARCH HERE

BERITA TERBARU

  • Sambut Kunjungan Mahasiswa Universitas Mulawarman, DIHI UGM Hadirkan Diskusi Keamanan Maritim di Asia Tenggara
    30 Maret 2026
  • Undangan tes Esai dan Wawancara – Gelombang pertama IUP HI 2026
    6 Maret 2026
  • Perkuat Diplomasi Indonesia, DIHI UGM Jajaki Kerja Sama Pengembangan Kapasitas Diplomat Muda
    15 Januari 2026
  • DIHI UGM Gelar Nonton Bareng PPTM 2026 dan Bincang Politik Luar Negeri
    14 Januari 2026
  • Pengurus DIHI Periode 2026–2031 Resmi Dilantik
    8 Januari 2026
Universitas Gadjah Mada

Jl. Sosio-Justisia No. 1, Bulaksumur
Yogyakarta 55281, Indonesia

hi@ugm.ac.id

+62-274-563362 ext. 210 (Sekretariat), 145 (IUP), 361 (Humas), 115 (IIS)

Hotline IUP: +62-813-28872042 (WhatsApp)

Hotline S-2: +62-823-2632-0009 (WhatsApp)

Situs Penting

  • Universitas Gadjah Mada
  • Ujian Masuk UGM
  • FISIPOL UGM
  • Office of International Affairs UGM
  • Beasiswa UGM
  • Perpustakaan UGM

Ikuti Kami

Ikuti kami di sosial media berikut untuk mendapatkan informasi terbaru.

  • Instagram
  • Youtube
  • Twitter
  • Facebook
  • Linkedin

© Copyright © 2023 - Departemen Ilmu Hubungan Internasional Fisipol UGM

hi@ugm.ac.idHotline IUP: +62 813 2887 2042 (WhatsApp)Hotline S-2: +62 623 2632 0009 (WhatsApp)Lantai 5, Gedung BB FISIPOL, Jl. Sosio Yustisia No. 1, Bulaksumur, Yogyakarta 55281, Indonesia