PROGRAM MAGISTER

Master of Arts in Digital Transformation and Competitiveness (DTC)

MA in Digital Transformation and Competitiveness (MA in DTC) adalah program minat khusus yang menekankan pada kajian tentang tren, tantangan, dan peluang yang muncul dalam transformasi digital bagi pembangunan nasional. MA in DTC didesain sebagai hybrid learning programme untuk mengembangkan kapasitas akademik dan profesional para lulusan guna merancang strategi dan kebijakan yang meningkatkan daya saing nasional dalam sektor ekonomi digital.

Perkuliahan akan dilangsungkan secara daring (online) sepenuhnya, melalui perpaduan metode sinkronus dan asinkronus, dengan memanfaatkan platform FISIPOL Online Campus (FOCUS).

Mahasiswa harus menempuh 3 (semester) perkuliahan sebanyak 45 SKS, terdiri atas:

  • Semester I perkuliahan sebanyak 17 SKS;
  • Semester II perkuliahan sebanyak 19 SKS; serta
  • Semester III kegiatan magang dan/atau penyusunan tesis sebanyak 9 SKS.

Struktur Kurikulum

Semester I: 17 SKS

Mata Kuliah Kompetisi Inti HI
SKS
Perspectives in Global Politic
(Perspektif dalam Politik Global)
3 (tiga)
Digital Diplomacy
(Diplomasi Digital)
3 (tiga)
Research Methods: Digital Transformation Analysis
(Metode Riset)
3 (tiga)
Comparative Digital Policies
(Perbandingan Kebijakan Digital)
4 (empat)
Digital Transformation Strategy
(Strategi Transformasi Digital)
4 (empat)

 

Semester II: 19 SKS

Mata Kuliah Inti Konsentrasi
SKS
Industry and Innovation System in Digital Era
(Industri dan Sistem Inovasi di Era Digital)
4 (empat)
Digital Economy & E-Commerce
(Ekonomi Digital dan Perdagangan Elektronik)
4 (empat)
Ethics in Digital Innovation
(Etika dalam Inovasi Digital)
4 (empat)
Selected Topics on Digital Transformation
(Topik-topik Pilihan tentang Transformasi Digital)
4 (empat)
Workshop Leading to Thesis
(Lokakarya Penulisan Tesis)
3 (tiga)

 

Semester III: 9 SKS

Mata Kuliah
SKS
Thesis or Policy Paper
(Tesis atau Kertas Kebijakan)
9 (sembilan)

 

Peluang Beasiswa

Program MA in DTC memiliki kerja sama dengan beberapa penyedia beasiswa terkait pengembangan kapasitas dalam isu transformasi digital. Beasiswa tersebut antara lain:

  1. Beasiswa Dalam Negeri Kementerian Komunikasi dan Informatika. Beasiswa ini dikhususkan bagi mereka yang telah memiliki pengalaman bekerja selama 2 tahun dan terbuka bagi semua kalangan, baik yang bekerja sebagai ASN, akademik, swasta, maupun perusahaan rintisan. Syarat dan ketentuan pendaftaran beasiswa dapat dibaca di situs web Beasiswa Dalam Negeri Kominfo;
  2. Beasiswa PT ZTE Indonesia. Beasiswa ini akan ditawarkan kepada calon mahasiswa baru yang telah lulus seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru UGM, sedang tidak bekerja, dan memiliki kesediaan untuk mendaftar kerja ke PT ZTE Indonesia setelah nantinya lulus.
  3. Forbil Digital Competitiveness Scholarship Program. Beasiswa ini akan diberikan kepada calon mahasiswa dengan nilai tertinggi dalam tahapan seleksi mahasiswa baru. Beasiswa hanya meliputi dukungan atas biaya kuliah. Profil dan kegiatan Forbil Institute dapat dilihat di Forbil.id