Lanskap geopolitik Asia semakin didominasi oleh persaingan antara AS dan Cina. Persaingan strategis antara kedua kekuatan besar telah menempatkan negara-negara Asia pada posisi yang sulit sebagai konsekuensi dari opsi zero-sum, baik mereka harus jatuh ke orbit Cina atau AS. Diplomasi struktural merupakan alternatif dimana negara negara Asia dapat menghindari posisi dilematis ini. Sebagai kekuatan menengah, Indonesia berada dalam posisi untuk melakukan diplomasi struktural. Indonesia memiliki pengalaman di masa lalu dalam membentuk perilaku negara di wilayah tersebut. Baru-baru ini, Pandangan ASEAN tentang Indo-Pasifik mencerminkan kapasitas Indonesia untuk melakukan diplomasi struktural.