Departemen Ilmu Hubungan Internasional UGM Gelar Short Course on Atrocity Prevention Bersama Mitra Internasional

YOGYAKARTA—Departemen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada (DIHI UGM) sukses menyelenggarakan rangkaian Short Course on Atrocity Prevention pada 20–30 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara DIHI UGM, Hubungan Internasional Universitas Islam Indonesia (UII), University of Queensland Asia Pacific Centre for the Responsibility to Protect (UQ APR2P Centre), serta United Nations Office on Genocide Prevention and Responsibility to Protect (OSAPG). Selain itu, mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (UIN Jakarta) turut berpartisipasi sebagai peserta dalam rangkaian short course ini.

Kegiatan yang dilakukan secara daring (20–23 Juli) dan luring (27–30 Juli) ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman mendalam mengenai upaya pencegahan dan pengakhiran genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, serta kejahatan perang. Kurikulum short course mengacu pada kerangka kerja PBB tahun 2014, yakni United Nations Framework of Analysis for Atrocity Crimes, yang disampaikan melalui diskusi reflektif, studi kasus, kunjungan lapangan, serta mini lectures.

Program ini bertujuan untuk membangun kesadaran kritis bahwa kekejaman massal adalah isu yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, bukan sekadar sejarah masa lalu, serta mendorong keterlibatan aktif peserta dalam aksi-aksi kemanusiaan. 

Rangkaian kegiatan luring diisi dengan berbagai agenda, yaitu:

Penulis : Shavira Melanie Putri
Penyunting : Nurhawira Gigih Pramono
Foto dan Sampul : Galih Fatria Akbar, Hubungan Internasional Universitas Islam Indonesia

Berita lainnya

Acara

Pengumuman