Kelas Gender dan Politik(GenPol) menekankan penghormatan terhadap sesama manusia. Secara lebih khusus, GenPol menempatkan warganya (mahasiswa, tutor, dan dosen) sebagai sumber belajar yang setara. Setiap warga GenPol berperan penting dalam memfasilitasi learning dan unlearning warga GenPol lainnya. Semua bekerja sama menjamin ruang belajar yang aman dan nyaman, mengembangkan interaksi yang meaningful (tidak transaksional, tidak ekstraktif), berpikiran terbuka, datang tepat waktu, menyingkirkan gawai, serta menerapkan zero tolerance terhadap aneka kekerasan, termasuk perundungan, plagiasi, dan free riding. Karena setiap warga GenPol adalah sumber belajar, keputusan membolos, datang terlambat ke kelas, teledor mengerjakan tugas, bermain gawai sendiri, mencontek, dsb adalah hal yang menghambat proses pembelajaran warga kelas lain.
Arsip:
Mata Kuliah Topikal
Pasca Perang Dunia Kedua, terminologi pembangunan muncul dan berkembang pesat dalam hubungan internasional. Dipahami secara tradisional sebagai respon terhadap kemiskinan, pembangunan diinstitusionalisasikan dengan berbagai cara dan diaplikasikan dalam konteks yang berbeda beda. Kemajuan, pertumbuhan dan kesejahteraan menjadi beberapa asumsi yang diperkenalkan oleh para pendukungnya. Konsepsi pembangunan melibatkan pergulatan atas otonomi negara bangsa dalam meregulasi ranah politik domestik ketika ada banyak elemen kekuasaan beroperasi melintasi batas-batas kedaulatan. Kuliah ini dirancang untuk mendorong debat kritis mengenai bagaimana ide dan praktek pembangunan dibangun dalam ruang kontestasi kuasa. Peserta kelas diajak untuk memahami apa isu-isu pembangunan yang menjadi perhatian khalayak pembelajar hubungan internasional, kerangka teoritik dan konsep yang selama ini digunakan untuk memahami bagaimana kekuasaan dan kemakmuran saling berjalinan dalam tatanan pembangunan global.
Berbeda dengan mata kuliah pariwisata yang dipelajari di dalam konteks terapan, mata kuliah melihat aspek ekonomi politik dari industri pariwisata, baik di tingkat nasional maupun internasional. Beberapa topik yang dibahas di bawah tema ekonomi politik antara lain pembangunan berkelanjutan (kebijakan yang mendukung terjaganya lingkungan pariwisata dan juga mendorong pemberdayaan masyarakat), dampak pandemi pada pariwisata, dan posisi pariwisata negara-negara di dalam konteks Global South.




