Hampir semua orang tahu apa yang harus dilakukan supaya kehidupan bernegara berlangsung demokratis, dunia ini bebas perang, kenaikan suhu global bisa dicegah hingga di bawah 1.5 °C, korupsi bisa dibasmi, polusi bisa dihentikan, kekerasan seksual bisa diakhiri, banjir bisa dihindari, kelas bisa berlangsung tepat waktu, dan sebagainya. Pertanyaannya, mengapa kita tidak bisa menyelesaikan aneka persoalan di atas?
Arsip:
Mata Kuliah Topikal
Kemunculan isu lingkungan dalam hubungan internasional kontemporer terutama sejak era 1970 an memunculkan tantangan bagi pembelajar disiplin HI untuk mengembangkan penjelasan-penjelasan teoritis yang memadai mengenai berubahnya tatanan politik global. Pertanyaan penting yang hendak dieksplorasi di dalam kelas ini adalah apakah yang dimaksud dengan perubahan lingkungan sebagai sebuah fenomena relasi kuasa yang dibentuk oleh hubungan internasional? Kuliah ini mengajak peserta mengenali ragam perspektif untuk menjelaskan fenomena perubahan lingkungan lokal dengan mempertimbangkan konteks politik yang lebih luas. Pergulatan kuasa berlangsung bukan saja atas kuasa terhadap lingkungan hidup sebagai objek material tetapi juga objek diskursif yang keberadaannya sejak awal menjadi sumber kontestasi oleh beragam aktor politik. Peserta juga akan diajak mengeksplorasi beragam bentuk politik emansipasi yang melibatkan aktor-aktor negara dan non-negara.
Kuliah ini bertujuan untuk memperkenalkan mahasiswa mengenai salah satu kajian utama dalam studi Ekonomi Politik Internasional yaitu perdagangan internasional. Kajian ini penting, tidak hanya karena praktek perdagangan internasional merupakan salah satu praktek tertua dalam sejarah peradaban manusia, namun dampaknya yang menyentuh berbagai aspek penting dalam kehidupan manusia. Berbagai teori telah dikembangkan oleh para penstudi EPI untuk menjelaskan sejumlah fenomena yang terkait dengan perdagangan internasional. Pertanyaan-pertanyaan seperti mengapa suatu negara melakukan perdagangan dengan negara lain, mengapa suatu negara menerapkan kebijakan yang proteksionis atau sebaliknya apa yang mendorong suatu negara untuk meliberalisasi sektor perdagangannya, bagaimana rezim perdagangan dikelola di tingkat global, serta strategi apa yang dikembangkan oleh negara-negara berkembang dalam memaksimalkan keuntungan yang dapat diperoleh dalam aktivitas perdagangan internasional mereka, merupakan pertanyaan-pertanyaan yang mendominasi kajian tentang perdagangan internasional dalam studi EPI.




