Terdapat banyak cara dalam mempelajari studi Hubungan Internasional (HI). Setiap pendekatan dominan menawarkan fokus dan model analisis yang berbeda-beda. Bagi pendekatan realisme struktural, misalnya, cara mempelajari Hubungan Internasional (HI) adalah dengan memahami bagaimana great power bersaing dan menciptakan struktur global yang memaksa negara-negara lain untuk mengubah strategi, aliansi, dan perilakunya. Bagi kaum liberal, cara memahami HI adalah dengan menunjukkan bagaimana bekerja atau tidak bekerjanya rezim-rezim internasional atau global governance. Kelas Gerakan Sosial Global di DIHI UGM menggunakan cara pandang khas: bagaimana memahami HI melalui politik perlawanan? Pada umumnya, politik perlawanan atau gerakan dibaca semata-mata sebagai konsekuensi atas suatu transformasi sosial. Ia bahkan kerap dipandang sebagai gangguan atau disrupsi bagi tata dunia yang hegemonik. Dalam kelas ini, politik perlawanan dibaca sebagai pintu masuk sentral untuk memahami bagaimana tata dunia terbentuk dan berubah. Dengan Cara pandang ini, hubungan antara politik perlawanan dan tatanan politik nasional atau global bersifat konstitutif dan produktif
Arsip:
2022
There is currently an unprecedented number of forcibly displaced people worldwide. Little is known, however, about how external stressors and internal coping strategies intersect to influence mental health in displaced refugees, particularly whether specific types of coping strategies are more or less effective across different levels of external stress.
As energy consumption increases, adopting an energy transition policy has significantly intensified. The existing literature mainly argues that energy transition’s success entails ‘energy democracy’, which integrates social justice and economic equity with renewable transitions.




