Menjadi departemen yang mengembangkan pendidikan dan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat berdasarkan penelitian di bidang ilmu hubungan internasional yang memiliki komitmen terhadap bina masyarakat global yang adil, damai, dan beradab.
Sejalan dengan visi di atas, misi Departemen Ilmu Hubungan Internasional juga didasarkan pada prinsip Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai berikut:
| Kode | Capaian Pembelajaran Lulusan S-1 |
|---|---|
| 1.1 | Kemampuan mengembangkan pemikiran kritis dan menjadi pembelajar sepanjang hayat |
| 1.2 | Membangun pemikiran kritis dan kepekaan terhadap problematika perdamaian, keadilan, dan keberadaban masyarakat global. |
| 2.1 | Berpartisipasi dalam upaya-upaya kemasyrakatan untuk membangun perdamaian, keadilan, dan keberadaban global. |
| 2.2 | Kemampuan menilai konsep-konsep dasar dan perkembangan-perkembangan terkini dalam bidang Hubungan Internasional, khususnya dalam sub-bidang politik dan keamanan global, studi perdamaian dan konflik, serta ekonomi politik dan pembangunan internasional |
| 3.1 | Kemampuan memformulasikan ide secara elegan, baik dalam format lisan, tulisan, maupun multimedia |
| 4.1 | Kemampuan berpartisipasi dan mengambil kepemimpinan dalam interaksi multikultural, termasuk ketika berada dalam sistem politik, sosial, ekonomi, dan budaya asing |
| 4.2 | Kemampuan mempraktikkan diplomasi, negosiasi, mediasi, dan fasilitasi |
| Kode | Capaian Pembelajaran Lulusan S-2 |
|---|---|
| 1.1 | Kemampuan mengembangkan kesadaran, solidaritas, kreativitas, dan aktivisme nirkekerasan guna merespon isu-isu sosial, politik, dan ekonomi yang dipengaruhi olehpraktik hubungan internasional |
| 1.2 | Merancang aktivisme sosial dengan pemangku kepentingan domestik dan internasional. |
| 1.3 | Kemampuan menjelaskan perdamaian, keadilan, dan keberadaban |
| 2.1 | Mengevaluasi perdebatan teoretik kajian hubungan internasional tingkat lanjut (khususnya di bidang politik internasional, kerja sama pembangunan internasional, studi perdamaian internasional, diplomasi perdagangan global, dan diplomasi kemanusiaan global). |
| 2.2 | Menaksir (membandingkan, mengontraskan, mengategorikan) teori dalam peta ontologis dan epistemologis studi hubungan internasional. |
| 2.3 | Merancang kerangka konseptual dan metode penelitian untuk melakukan analisis hubungan internasional tingkat lanjut (khususnya di bidang politik internasional, kerja sama pembangunan internasional, studi perdamaian internasional, diplomasi perdagangan global, dan diplomasi kemanusiaan global). |
| 3.1 | Mempertahankan argumen akademik yang bertanggung jawab di hadapan publik dalam format tertulis, lisan, atau multimedia. |
| 4.1 | Membangun kepemimpinan dalam interaksi-interaksi internasional dan multikultural. |
| 4.2 | Berkolaborasi dengan pemangku kepentingan nasional dan internasional dalam melakukan diplomasi, negosiasi, dan fasilitasi. |