PROGRAM SARJANA

Sikap Shinzo Abe terhadap Korea Utara dalam momentum Inter-Korean Summit 2018: Perspektif Konstruktivisme

Title Sikap Shinzo Abe terhadap Korea Utara dalam momentum Inter-Korean Summit 2018: Perspektif Konstruktivisme
Author(s) Muhammad Irzan Fadhila Hakim (14/368662/SP/26443)
Dra. Siti Daulah Khoiriati, M.A.
Areas of Interest International Politics
Publisher Departemen Ilmu Hubungan Internasional FISIPOL UGM
Publishing Year 2019
Publishing Place Yogyakarta
Abstract/Notes Skripsi ini bertujuan untuk mengkaji sikap negatif Shinzo Abe terhadap komitmen Korea Utara yang ditunjukkan dalam Inter-Korean Summit 2018. Sikap tersebut memiliki perbedaan dengan sambutan baik yang ditunjukkan oleh publik internasional, khususnya negara anggota Six Party Talks yang mengawal isu denuklirisasi dan perdamaian di Korea Utara. Penelitian ini bermaksud untuk memahami bagaimana pembentukan sikap negatif yang ditunjukkan oleh Abe menggunakan pendekatan konstruktivisme. Dengan melakukan analisis terhadap ide, identitas dan kepentingan yang dimiliki oleh Shinzo Abe, serta menggunakan konsep Anarki ala Wendt, dapat dipahami apa saja yang mendasari sikap negatif Jepang terhadap Korea Utara dalam Inter-Korean Summit 2018. Dari penelitian ini, ditemukan bahwa Abe bersikap negatif sebab ia masih menganggap Korea Utara sebagai ancaman dan pelaku kejahatan masa lalu. Sekuritisasi terhadap isu Korea Utara (ancaman nuklir dan kasus penculikan) menjadi poin penting bagi Abe sebagai alasan peningkatan anggaran serta kedaulatan militer yang pasifis sekaligus mengukuhkan status Jepang sebagai negara normal. Selain itu, ditemukan juga instrumentalisasi isu Korea Utara oleh Abe sebagai alat pemenuhan agenda-agenda patriotik sekaligus berguna untuk meningkatkan citra Abe di tengah konflik domestik. Kata kunci: Inter-Korean Summit 2018, Shinzo Abe, Identitas Jepang, Nasionalisme dan Revisionisme.
File Attachment Download File
S1-2019-368662-abstract.pdf