PROGRAM SARJANA

SARINAH DAN EVITA: KOMPARASI PENGARUH DISKURSUS KEPEREMPUANAN TERHADAP PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM POLITIK DOMESTIK DI INDONESIA DAN ARGENTINA PADA ERA 1945-1965

Title SARINAH DAN EVITA: KOMPARASI PENGARUH DISKURSUS KEPEREMPUANAN TERHADAP PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM POLITIK DOMESTIK DI INDONESIA DAN ARGENTINA PADA ERA 1945-1965
Author(s) Ken Ayu Galuh Satiti 16/399284/SP/27417
Ayu Diasti Rahmawati, S.IP., M.A
Areas of Interest International Politics
Publisher Departemen Ilmu Hubungan Internasional
Publishing Year 2020
Publishing Place Yogyakarta
Abstract/Notes Skripsi ini menganalisis bagaimana imaji ideal keperempuanan dalam diskursus Sarinah dan Evita, dikonstruksi oleh Kepala Negara untuk menginklusikan perempuan dalam proyek binabangsa negara, berpengaruh terhadap partisipasi perempuan dalam politik domestik Indonesia dan Argentina guna menjawab pertanyaan mengenai mengapa diskursus Sarinah di Indonesia tidak menghasilkan intensitas partisipasi perempuan setinggi yang dihasilkan oleh diskursus Evita di Argentina pada era 1945-1965. Diskursus Sarinah dan Evita merefleksikan isu-isu perempuan kontemporer dan menawarkan imaji-imaji pemberdayaan perempuan ideal yang dapat dicapai dalam agenda aktivisme perempuan yang spesifik. Indonesia dan Argentina pada waktu itu tengah mengalami struktur pemerintahan Demokrasi Terpimpin yang dikepalai oleh Presiden laki-laki berideologi haluan kiri. Namun, hasil persebaran diskursus keperempuanan dan dampak yang dihasilkan terhadap partisipasi perempuan di ranah politik domestik bervariasi, dengan Indonesia yang lebih rendah dari Argentina. Dengan mengomparasikan kedua diskursus melalui Critical Discourse Analysis, skripsi ini akan menunjukkan nilai-nilai feminis (dan non-feminis) yang tersirat dalam konten diskursus. Setelah menganalisis nilai-nilai yang terkandung dalam masing-masing diskursus, perspektif feminisme pascastruktural secara umum akan digunakan untuk mengulik posisi perempuan dalam masyarakat yang diimplikasikan pada narasi diskursus. Indikator Welch mengenai partisipasi perempuan (sosialisasi, situasi, dan struktur) kemudian akan mendiskusikan bagaimana diskursus-diskursus tersebut bergerak dalam dimensi ekososial yang lebih besar di kedua negara yang menyebabkan perbedaan intensitas partisipasi perempuan dalam politik domestik di Indonesia dan Argentina. Berdasarkan temuan riset, terdapat persentase relatibilitas pesan yang lebih tinggi dalam narasi Evita kepada masyarakat Argentina. Imaji perempuan ideal yang dipotretkan dalam diskursus Evita diterima lebih luas oleh audiens di Argentina daripada Sarinah di Indonesia akibat faktor similaritas diskursus dengan nilai dominan dalam masyarakat, relatibilitas pesan dengan audiens, yang didorong lebih lanjut oleh perubahan struktur domestik dari yang tadinya dijalankan oleh elit menjadi lebih populis kepada masyarakat. Maka dari itu, pesan bagi perempuan untuk lebih aktif dalam politik domestik lebih tersebar luas dalam diskursus Evita, yang berpengaruh kepada partisipasi politik domestik di Argentina yang lebih tinggi. Kata Kunci: Sarinah, Evita, diskursus keperempuanan, partisipasi politik perempuan.
File Attachment Download File
S1-2019-399284-abstract.pdf