PROGRAM SARJANA

PERAN AFRICAN UNION DALAM PENYELESAIAN KONFLIK SIPIL SOMALIA: PENERAPAN PRINSIP RESPONSIBILITY TO PROTECT

Title PERAN AFRICAN UNION DALAM PENYELESAIAN KONFLIK SIPIL SOMALIA: PENERAPAN PRINSIP RESPONSIBILITY TO PROTECT
Author(s) Arighi Pradana 12/335658/SP/25326
Dosen Pembimbing: Dr. Dafri Agussalim, M.A.
Areas of Interest International Politics
Publisher Departemen Ilmu Hubungan Internasional
Publishing Year 2019
Publishing Place Yogyakarta
Abstract/Notes Skripsi ini membahas tentang konflik Somalia, konflik berkepanjangan yang berdurasi akan mencapai 3 dasawarsa dimulai dari tahun 1991 dan berpotensi menimbulkan spillover effect di kawasan Afrika. Somalia sendiri merupakan failed state dimana tidak ada pemerintahan berdaulat dan berlegitimasi yang dapat mengatur rakyatnya sehingga kekosongan tersebut diperebutkan dan dimanfaatkan beberapa klan politik serta organisasi radikal untuk mempengaruhi sistem masyarakat di Somalia. Pada 2007, African Union sebagai organisasi regional Afrika melakukan intervensi terhadap konflik Somalia, yang dapat dijelaskan menggunakan prinsip Responsibility to Protect yang menekankan bahwa setiap negara memiliki kewajiban dalam melindungi masyarakatnya dari segala bentuk genosida, kejahatan perang serta pelanggaran ham dalam skala yang besar, dan apabila negara tidak mau atau tidak mampu untuk melakukannya, maka komunitas internasional secara normatif bisa mengambil tindakan intervensi. Selama pelaksanaannya, African Union melalui AMISOM menjalankan Responsibility to React dan Responsibility to Rebuild melalui komponen militer, polisi, dan sipil. Intervensi African Union selama periode 2007-2018 membawa dampak positif bagi Somalia dengan berkurang drastisnya kekerasan, keberhasilan institusi negara seperti pemerintahan, polisi, dan tentara nasional untuk bekerja secara mandiri, dan keberhasilan dalam mengadakan pemilu yang adil. Kata Kunci: Konflik sipil Somalia, African Union, Responsibility to Protect, Politik klan, Counter-insurgency
File Attachment Download File
S1-2019-335658-abstract.pdf