PROGRAM SARJANA

ANALISIS TERHADAP RESPON DOMESTIK ATAS NEGOSIASI JAPAN-ROK AGREEMENT ON COMFORT WOMEN TAHUN 2015

Title ANALISIS TERHADAP RESPON DOMESTIK ATAS NEGOSIASI JAPAN-ROK AGREEMENT ON COMFORT WOMEN TAHUN 2015
Author(s) Ramadanti Nurkarimah NIM. 16/395572/SP/27291
Muhammad Rum, IMAS (Pembimbing)
Areas of Interest International Politics
Publisher Departemen Ilmu Hubungan Internasional
Publishing Year 2020
Publishing Place Yogyakarta
Abstract/Notes Pada 28 Desember 2015 Jepang dan Korea Selatan secara resmi menyepakati 2015 Japan-ROK Agreement on Comfort Women sebagai resolusi final dan tidak dapat dibalik atas jugun ianfu. Namun, muncul perbedaan respon di domestik Jepang dan ROK atas negosiasi 2015 Japan-ROK Agreement on Comfort Women. Domestik Jepang sangat mengapresiasi dan mendukung hasil kesepakatan, sementara domestik Korea Selatan justru memberikan kecaman. Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perbedaan respon di domestik Jepang dan Korea Selatan atas negosiasi ini muncul dengan menggunakan kerangka analitis Teori Two-Level Game Robert Putnam. Penelitian dilakukan dengan menganalisa negosiasi 2015 Japan-ROK Agreement on Comfort Women untuk melihat bagaimana tekanan-tekanan di level internasional dan domestik mempengaruhi jalannya negosiasi yang memicu perbedaan respon. Skripsi ini menyimpulkan bahwa perbedaan respon atas negosiasi muncul dikarenakan tiga hal utama. Pertama, pengabaian para mantan jugun ianfu, serta LSM Dewan Korea dalam negosiasi level II domestik Korea Selatan. Kedua, penolakan pihak Jepang atas winsets utama Korea Selatan yang meminta Jepang untuk menyetujui pengukuhan keputusan kabinet atas pengakuan dan permintaan maaf Pemerintah Jepang. Ketiga, kuatnya koalisi Abe dalam perpolitikan domestik serta dukungan mayoritas publik Jepang yang dimilikinya, mempengaruhi strategi yang diambil oleh PM Abe. Kata Kunci : 2015 Japan-ROK Agreement on Comfort Women, Hubungan JepangKorea Selatan, jugun ianfu, two-level game
File Attachment Download File
S1-2020-395572-abstract.pdf