PROGRAM SARJANA

Analisa Kebijakan Agrikultur Venezuela melalui Program “Bolivarian Mission” di bawah Rezim Hugo Chavez

Title Analisa Kebijakan Agrikultur Venezuela melalui Program “Bolivarian Mission” di bawah Rezim Hugo Chavez
Author(s) Hesty Firstyasari
Dr. Eric Hiariej, M.Phil.
Areas of Interest Global Politics and Security
Publisher Departemen Ilmu Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada
Publishing Year 2015
Publishing Place Yogyakarta
Abstract/Notes Venezuela memiliki jumlah lahan yang besar yang dapat dimanfaatkan oleh industri pertanian, dan seharusnya mampu untuk menciptakan sistem ketahanan pangan dan meminimalisir tingkat impor pangan. Selama lebih dari lima dekade, sistem pengelolaan lahan berada pada sistem yang diturunkan oleh kolonial pada masa kolonialisme, salah satunya adalah sistem latifundios. Sistem tersebut menyebabkan tidak meratanya distribusi tanah, sehingga pemanfaatannya pun tidak dapat dinikmati secara menyeluruh oleh masyarakat Venezuela, terutama kelompok petani-petani kecil. Terjadinya Oil Boom pada tahun 1970-an pun kian memperburuk kondisi pertanian di Venezuela dengan munculnya fenomena urbanisasi besarbesaran menuju ke daerah dengan sumber industri minyak yang besar. Hugo Chavez menjadi presiden pertama Venezuela yang bersifat populis, dan menerapkan kebijakan Reformasi Agrikultur dalam “Bolivarian Mission” yang bersifat besar-besaran untuk pertama kalinya. Perubahan yang dilakukan oleh Chavez cukuplah besar, bahkan dilakukan dengan mengubah konstitusi Venezuela 1999 setelah terpilih pada tahun 1998. Namun demikian, tindakan Chavez tersebut juga kontroversial, karena diduga mengandung agenda politik lain sebagai seorang presiden.
File Attachment Download File
Hesty-Firstyasari.pdf