PROGRAM PASCASARJANA

Persyaratan

Pendaftar yang memenuhi persyaratan di bawah ini, dapat melamar untuk menjadi peserta program magister dalam bidang studi yang sama dengan bidang studi kesarjanaannya atau bidang studi lain yang disetujui oleh Ketua Program Studi:

Syarat Khusus Prodi Pascasarjana Ilmu Hubungan Internasional 

Tes Wawancara pada tanggal 30 Juni 2018 bagi pendaftar yang memenuhi standar minimal skor Tes Potensi Akademik (TPA) 500/ PAPS 500 dan TOEFL ITP 500/ TOEFL iBT 61/ ACEPT 268/ IELTS 5.5

Syarat Umum Pendaftar Program Pascasarjana Semester Gasal T.A. 2018/2019

1. Memiliki Ijazah asli. Ijazah S1 atau yang setara dari Program Studi yang terakreditasi dalam bidang ilmu yang sesuai dan/atau berkaitan dengan program Magister yang akan diikuti;Khusus pendaftar lulusan luar negeri harus mempunyai dokumen penyetaraan ijazah dari DIKTI.
2. Memiliki Transkrip nilai asli;
3. Memiliki Indeks Prestasi Komulatif*) pada jenjang S1 atau yang setara, dengan kriteria sebagai berikut:

  1. 2,50 dalam skala 4 atau setara, untuk pendaftar lulusan program studi terakreditasi A, atau;
  2. 2,75 dalam skala 4 atau setara, untuk pendaftar lulusan program studi terakreditasi B, atau;
  3. 3,00 dalam skala 4 atau setara, untuk pendaftar lulusan program studi terakreditasi C.
4. Memiliki sertifikat akreditasi program studi pada jenjang S1 atau yang setara, dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Akreditasi program studi yang dimaksud adalah akreditasi saat ini dan dibuktikan dengan hasil pemindaian sertifikat akreditasi atau print screen akreditasi dari laman BAN-PT yang masih berlaku.
  2. Program Studi yang akreditasinya sedang dalam proses perpanjangan, dibuktikan dengan tanda terima penyerahan borang akreditasi ke DIKTI, bukan  surat keterangan dari Perguruan Tinggi yang bersangkutan.
  3. Khusus pelamar lulusan luar negeri, bukti akreditasinya adalah Surat Keputusan Penyataraan Ijazah Luar Negeri dari DIKTI.

Apabila dokumen akreditasinya tidak valid, maka tidak akan diproses lebih lanjut.

5. Memiliki Kemampuan Potensi Akademik yang dibuktikan dengan skor memenuhi stdandar S2 HI dan masih berlaku, yaitu salah satu dari:

  1. Tes Potensi Akademik (TPA) BAPPENAS, contoh sertifikat klik disini.
  2. Tes Potensi Akademik Pascasarjana (PAPs) UGM, contoh sertifikat klik disini.
  3. Tes Kemampuan Potensi Akademik (TKPA), contoh sertifikat klik disini.
6. Memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan skor yang memenuhi standar S2 HI dan masih berlaku, yaitu salah satu dari:

  1. Academic English Proficiency Test (AcEPT) dari UGM, contoh sertifikat klik disini.
  2. International English Testing System (IELTS) dari institusi yang diakui oleh IDP, contoh sertifikat
  3. Internet-Based (iBT) TOEFL dari institusi yang diakui oleh IIEF, contoh sertifikat klik disini
  4. Institutional Testing Program (ITP) TOEFL dari institusi yang diakui oleh IIEF, contoh sertifikat klik disini.
  5. Test of English Proficiency (TOEP) dari Pusat Layanan Tes Indonesia (PLTI) yang diakui DIKTI untuk sertifikasi dosen, contoh sertifikat klik disini.
7. Rekomendasi yang bersifat rahasia dari 2 (dua) orang yang mengenal calon Mahasiswa pada jenjang pendidikan sebelumnya. Dosen Pembimbing Akademik dan/atau orang lain yang dianggap berwenang, misalnya atasan tempat kerja calon mahasiswa. Tautan untuk memberikan rekomendasi secara online akan dikirim Panitia UM UGM  kepada pemberi rekomendasi melalui email. Pastikan alamat email pemberi rekomendasi adalah alamat email yang valid dan aktif.
8. Surat keterangan sehat dari Rumah Sakit, Puskesmas atau Klinik yang memiliki izin dari Pemerintah/swasta.
9. Proyeksi keinginan calon Mahasiswa dalam mengikuti Program Magister yang berisi antara lain rencana topik/minat penelitian serta alasan dan harapan mengikuti program yang dipilih, rencana topik penelitian, dan rencana setelah selesai kuliah (format dapat diunduh di sini)
10. Surat ijin studi atau tugas belajar dari instansi bagi yang sudah bekerja (format dapat diunduh di sini)

*) Fakultas/Sekolah Pascasarjana dapat menentukan standar IPK, TPA, dan Kemampuan Bahasa Inggris yang lebih tinggi daripada standar Universitas.