25 Juli 2016 By admin hi

Tim KAHIGAMA Beri Materi Strategi Kehumasan di UGM

Tim KAHIGAMA Beri Materi Strategi Kehumasan di UGM

Dalam kunjungan audiensi ke Rektor UGM (Kamis 26/5), Ketua Umum KAHIGAMA Gatot S Dewabroto menegaskan bahwa salah satu tujuan KAHIGAMA adalah membantu almamater mengembangkan potensi yang dimilikinya. Sumberdaya alumni yang dimiliki KAHIGAMA siap dikerahkan untuk memberikan masukan, bantuan dan dukungan sesuai bidang keahliannya. “KAHIGAMA siap menurunkan anggotanya ke kampus”,tegas Gatot.

Apa yang ditegaskan Ketua Umum KAHIGAMA tersebut langsung direalisasikan. Tak sampai seminggu, tepatnya Selasa (31/5), Tim KAHIGAMA benar-benar menurunkan anggotanya ke Kampus UGM. Rektor UGM Prof Dr Dwikorita Karnawati meminta masukan seputar Kehumasan (Public Relations). Dua anggota KAHIGAMA, Anang Rizkani Noor (Ketua Harian) dan Erwan Widyarto (bidang Komunikasi dan Publikasi) melaksanakan tugas ini.

Di hadapan Pimpinan UGM mulai dari Rektor, Wakil Rektor, Direktur, Kabag hingga Kasubag Anang dan Erwan menyampaikan materi seputar kehumasan. Mulai dari strategi komunikasi, hingga manajemen kehumasan saat krisis. UGM harus menjadi milik bersama. UGM bukan hanya milik orang UGM saja, ujar Anang.

Anang menguraikan pentingnya merangkul stakeholder yang berhubungan dengan pengembangan UGM. Berbagai elemen masyarakat, kalangan bisnis, seniman, sekolah harus dibuatkan panggung sehingga mereka merasa memiliki UGM. Bisa digelar CEO Forum, mural bersama di satu gedung, bisa diinisasi Education Day di Yogya ini dengan menekankan pada hari itu di semua kantor membicarakan soal pendidikan. Mungkin juga ada Bulan UGM saat dies bulan Desember, usul mantan VP Corporate Communications Pertamina ini.

Ditambahkan reputasi dibangun dengan kinerja yang baik dan komunikasi yang tepat. Seseorang atau satu lembaga, yang memiliki kinerja yang baik harus mengkomunikasikannya secara tepat sehingga akan terbangun reputasi. Karena kalau hanya sibuk mengkomunikasikan dirinya tapi tak punya kinerja yang baik, maka yang muncul hanyalah pencitraan.

Sedangkan Erwan menyampaikan resep bagaimana menjadi media darling. Di tengah gencarnya media sosial, media konvensional tetap penting diperhatikan. Apalagi media yang memiliki reputasi baik. Informasi media ini tetap menjadi rujukan publik. Informasi-informasi miring di media sosial bisa direduksi jika media konvensional memiliki informasi yang lebih akurat.

UGM, baik pimpinan maupun jajaran di bawahnya, harus rutin menjalin silaturahim dengan media. Tidak ada jeleknya mengunjungi redaksi. Pihak media pasti akan senang dan menyambut baik. Jangan hanya datang kalau pas ada masalah, tegas pria yang 25 tahun berpengalaman di media ini.

Tak terasa waktu tiga setengah jam pun berlalu. Di akhir acara, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Sistem Informasi Dr Didi Achjari SE, Akt, M Comm yang menutup pertemuan menyampaikan terima kasihnya. Menurutnya, apa yang disampaikan dalam forum tersebut sangat pas dan sesuai dengan kebutuhan UGM saat ini. Kita perlu sering-sering belajar dengan Mas Anang dan Mas Erwan karena beliau pakar di bidangnya, tandas Didik. (*)

Tim KAHIGAMA Beri Materi Strategi Kehumasan di UGM