25 Juli 2016 By admin hi

Rektor UGM Mendukung Penuh Program Kahigama

Rektor UGM Mendukung Penuh Program Kahigama

Rektor UGM Dwikorita Karnawati sangat mendukung program-program kerja yang dirumuskan KAHIGAMAApalagi program-program kerja tersebut tidak hanya berkaitan dengan alumni tapi juga berhubungan dengan almamater dan masyarakat. Rektor UGM berpesan agar program kerja KAHIGAMA disinkronkan dengan Departemen Hubungan Internasional Fisipol UGM.
Penegasan tersebut disampaikan oleh Dwikorita ketika menerima pengurus KAHIGAMA periode 2016-2018 di Ruang Rektor Gedung Pusat UGM, Kamis (26/5). Rektor UGM didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Alumni Paripurna P. Sugarda dan Wakil Rektor Bidang Sumberdaya Manusia dan Aset Budi Wignyosukarto. Sedangkan pengurus KAHIGAMAyang menyertai Ketua Umum Gatot S. Dewabroto adalah Anang Rizkani Noor (Ketua Haria), Nurcahyo Budi S (Sekretaris Umum), Rinina Nur Adiati (Bendahara Umum), Arwandrija Rukma (ketua 1) serta Indria Purnama Hadi (ketua 3) dan Erwan Widyarto (bidang Komunikasi dan Publikasi).
Dalam kesempatan itu Gatot Dewabroto memaparkan proses kelahiran serta visi dan misi KAHIGAMA. Paparan kemudian dilanjutkan dengan penjelasan program baik oleh Ketua Harian Anang Rizkani Noor maupun oleh para ketua. Visi kami menjadi jejaring alumni yang kuat serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan almamater, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan nasional, tegas Gatot Dewabroto.
Usai mendengarkan pemaparan, Dwikorita menegaskan peran alumni sangat penting di dalam pengembangan universitas. KAHIGAMA yang memiliki potensi sumberdaya manusia yang luar biasa dapat memberikan peran yang signifikan. Apalagi ke depan UGM kita rancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan softskills maupun penguasaan ilmu yang lebih baik. Alumni dapat memberikan sumbangsih di sini, katanya.
Dalam pertemuan sekitar tiga jam yang penuh keakraban itu, Rektor UGM juga mengemukakan rencana perbaikan kurikulum untuk tahun ajaran 2017. Diceritakan, akan ada materi kuliah non-disiplin keilmuan sebanyak 4-12 SKS serta materi soft skills sebanyak 4-8 SKS. Materi kuliah di luar disiplin ilmu yang dipelajari mahasiswa ini, bisa diberikan oleh para alumni.
Alumni yang tergabung dalam KAHIGAMA bisa saja berada dalam satu paket pengajar untuk memberikan ilmunya. Misal dosen utamanya dari Departemen HI, maka para alumni bisa masuk menjadi tim pengajar untuk mata kuliah non disiplin itu. Dan ini ada SKS-nya, bisa mempercepat kelulusan. Karena ini tetap menjadi bagian dari 144 SKS yang harus diselesaikan mahasiswa, jelas Dwikorita.
Pertemuan juga diwarnai dengan guyonan. Suasana ger-geran pun muncul. Apalagi, Rektor UGM Dwikorita merupakan kawan lama Anang Rizkani Noor. Saya itu sempat punya keinginan untuk bertemu Mas Anang. Eh, baru saya angan-angan kapan bisa ketemu.lha kok ini tiba-tiba di depan saya, ungkap perempuan yang biasa disapa Rita ini. (erwan w)

Rektor UGM Mendukung Penuh Program Kahigama