04 Oktober 2018 By Publikasi IIS

Mencegah dan Menangani Kekerasan Berbasis Gender di Kampus

Mencegah dan Menangani Kekerasan Berbasis Gender di Kampus

Institute of International Studies – DIHI UGM bersama dengan Rifka Annisa Women’s Crisis Center mengadakan Peace Camp bertajuk Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Berbasis Gender. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut (27-29/9) dilaksanakan di Hotel Cakra Kembang dengan peserta dari Universitas Negeri Yogyakarta dan UGM.

Kegiatan yang dihadiri oleh kurang lebih 30 peserta tersebut bertujuan untuk memberi pendidikan perdamaian dalam rangka mencegah kekerasan seksual di kampus. Perdamaian, dalam hal ini, harus diartikan secara luas atau dengan kata lain perdamaian positif. Perdamaian positif akan tercipta ketika kekerasan struktural dan kultural benar-benar ditiadakan. Karena biasanya kekerasan dibenarkan oleh kultur dan dilanggengkan oleh sistem. Oleh karena itu, acara ini bermaksud mencari alternatif struktur dan kultur yang harus dibangun agar kampus terbebas dari kekerasan seksual.

“Sering kali kekerasan itu langgeng bukan hanya karena ada yang melakukan, tapi juga ada yang membiarkan,” ujar Ayu Diasti Rahmawati, Dosen Ilmu Hubungan Internasional UGM, pada sesi pertama Peace Camp.

Menurut Lutviah, Project Officer Rifka Annisa Women’s Crisis Center, hal yang paling menarik dari Peace Camp adalah keterbukaan para peserta sejak awal. “Berdasarkan pengalaman kami, biasanya peserta perlu membangun trust untuk bisa menyampaikan pengalaman mereka. Karena kan tidak mudah menceritakan pengalaman buruk berkaitan kekerasan, apalagi dalam grup yang besar,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa peserta sudah memenuhi tujuan akhir yang diharapkan, yakni sudah mampu mengidentifikasi masalah kekerasan seksual dan pencegahannya.

Pada hari terakhir kamp, peserta diminta untuk membuat Rencana Tindak Lanjut (RTL). RTL tersebut diharapkan dapat mewakili pemahaman dan kreativitas masing-masing peserta dalam menanggulangi kekerasan seksual di institusi pendidikan.


Penulis: Novrisa Briliantina
Editor: Imas Indra Hapsari