18 Desember 2017 By Publikasi IIS

Peluncuran dan Diskusi Buku Pelintiran Kebencian (“Hate Spin”)

Peluncuran dan Diskusi Buku Pelintiran Kebencian (“Hate Spin”)

Peluncuran & Diskusi Buku

PELINTIRAN KEBENCIAN: Rekayasa Ketersinggungan Agama dan Ancamannya bagi Demokrasi

sebuah terjemahan dari karya ‘hate Spin” oleh Cherian George

Narasumber:
Zainal Abidin Bagir
(Ketua Prodi Agama dan Lintas Budaya UGM)
Widiarti Agustina
(Redaktur Pelaksana TEMPO)
Irsyad Rafsadie
(Editor, Peneliti PUSAD Paramadina)

Kamis, 21 Desember 2017 | 13.00-15.00 WIB |
Digilib Café FISIPOL UGM (atas Bank Mandiri)

Registrasi: http://ugm.id/HateSpin

Buku gratis untuk 50 peserta pertama!

TENTANG BUKU
Wabah intoleransi agama biasanya dianggap sebagai fenomena yang spontan dan berakar pada tradisi agama-agama itu sendiri, yang saling bertabrakan. Tapi dalam buku ini, Cherian George, penulisnya, memperlihatkan bahwa wabah tersebut sebagian besarnya melibatkan kampanye dahsyat para oportunis politik untuk memobilisasi pendukung dan menyingkirkan lawan.

George menyebut strategi ini “pelintiran kebencian” – teknik bermata-dua yang mengombinasikan ujaran kebencian (hasutan melalui tindak menyetankan kelompok lain) dengan rekayasa ketersinggungan (menampilkan kemarahan yang dibuat-buat). Teknik ini dibawa ke masyarakat yang beragam, seperti masyarakat Buddha di Myanmar dan Kristen Ortodoks di Rusia.

George meninjau tiga negara demokratis terbesar di dunia, di mana kelompok-kelompok intoleran dalam Hindu sayap-kanan India, Kristen sayap-kanan Amerika, dan Muslim sayap-kanan Indonesia menjadi pelaku pelintiran kebencian. Dia juga menunjukkan bagaimana Internet dan Google telah membuka kesempatan baru bagi munculnya pelintiran kebencian lintas-batas.

Buku ini juga menawarkan obat yang dapat kita minum untuk mengatasi wabah penyakit pelintiran kebencian. Tawaran-tawaran itu penting kita diskusikan. Agar demokrasi kita bisa bertahan, kita wajib memahami apa yang menggerogoti tubuhnya dan mencari pil yang bisa menyembuhkannya.